NAMA: LUTHFI PRADANA
KELAS: 1KA37
NPM: 14112289
ILMU SOSIAL DASAR
Didalam dunia ada 3
jenis struktur yang dipakai dalam satu Negara atau wilayah yang dikelompokan
berdasarkan umur yaitu:
• Struktur penduduk muda adalah apabila suatu
wilayah atau Negara sebagian besar panduduknya muda struktur ini dimulai dengan
umur 0-14 tahun
• Struktur penduduk dewasa adalah apabila
suatu wilayah atau Negara sebagian besar panduduknya dewasa struktur ini
dimulai dengan 15-64 tahun
• Struktur penduduk tua adalah apabila suatu
wilayah atau Negara sebagian besar panduduknya tua tidak terdaftar lagi
struktur ini dimulai dari 65 tahu keatas/senja
Menuliskan bentuk
piramidapenduduk,stasioner muda dan tua
Piramida penduduk adalah suatu diagram yang
digambarkan dengan bentuk piramida yang mempunyai arti dalam mengukur suatu
kependudukan di dalam satu Negara biasanya dalam pengukuran tersebut
dikelompokan tertantu seperti usia, jenis kelamin, dan tahun lahir selain itu
Penduduk laki-laki biasanya digambarkan di sebelah kiri dan penduduk wanita di
sebelah kanan. Grafik dapat menunjukkan jumlah penduduk atau prosentase jumlah
penduduk terhadap jumlah penduduk total Dengan mengamati bentuk piramida
penduduk (serta bentuk piramida penduduk dari waktu ke waktu), banyak informasi
yang didapat mengenai struktur kependudukan sebuah wilayah.
Distribusi segitiga
Distribusi piramida penduduk yang berbentuk
segitiga (dengan alas di bawah dan lancip di atas) dapat disebut distribusi
eksponensial. Distribusi ini menunjukkan banyaknya penduduk anak-anak, namun
kemiringan yang tajam juga menunjukkan banyaknya penduduk yang mati antara
kelas interval usia. Piramida tersebut menunjukkan tingginya angka kelahiran,
tingginya angka kematian, serta angka harapan hidup yang rendah. Piramida
penduduk dengan distribusi seperti ini umumnya dijumpai di negara miskin karena
kurangnya akses dan insentif untuk mengendalikan jumlah penduduk (keluarga
berencana), faktor-faktor lingkungan yang rendah (seperti ketiadaan air bersih)
serta sulitnya akses terhadap layanan kesehatan.
penduduk yang
menunjukkan tingkat mortalitas stabil dalam setiap kelompok usia
Stasioner muda dan tua
Piramida Penduduk Stasioner
Suatu wilayah memiliki angka kelahiran dan
angka kematian yang sama-sama rendah (seimbang). Contohnya adalah negara-negara
Eropa Barat.
• Rasio Ketergantungan Muda adalah
perbandingan jumlah penduduk umur 0-14 tahun dengan jumlah penduduk umur 15 –
64 tahun.
PIRAMIDA STASIONER,MUDA DAN TUA Bentuk
piramida stasioner terjadi jika jumlahpenduduk pada tiap kelompok umur
(muda,dewasa, dan tua) relatif seimbang. Bentuk piramida
ini dicirikan dengan bentuk yang relatif sama
ataurata di tiap kelompok umur.Pada umumnya, bentuk piramida semacam
initerdapat di negara-negara Eropa yang telah lamamaju serta mempunyai tingkat
kelahiran dan tingkatkematian yang rendah.
• Rasio Ketergantungan
Tua adalah perbandingan jumlah penduduk umur 65 tahun ke atas dengan jumlah penduduk
di usia 15-64 tahun.
Kegunaan
Rasio ketergantungan dapat digunakan sebagai
indikator yang secara kasar dapat menunjukkan keadaan ekonomi suatu negara
apakah tergolong negara maju atau negara yang sedang berkembang.merupakan salah
satu indikator demografi yang penting. Semakin tingginya persentase menunjukkan
semakin tingginya beban yang harus ditanggung penduduk yang produktif untuk
membiayai hidup penduduk yang belum produktif dan tidak produktif lagi.
Sedangkan persentase ratioyang semakin rendah menunjukkan semakin rendahnya
beban yang ditanggung penduduk yang produktif untuk membiayai penduduk yang
belum produktif dan tidak produktif lagi.
Cara Menghitung
Rasio Ketergantungan didapat dengan membagi
total dari jumlah penduduk usia belum produktif (0-14 tahun) dan jumlah
penduduk usia tidak produktif (65 tahun keatas) dengan jumlah penduduk usia
produktif (15-64 tahun).
Rumus
RKTotal = Rasio Ketergantungan Penduduk Usia
Muda dan Tua
RKMuda = Rasio Ketergantungan Penduduk Usia
Muda
RKTua = Rasio Ketergantungan Penduduk Usia Tua
P(0-14) = Jumlah Penduduk Usia Muda (0-14
tahun)
P(65+) = Jumlah Penduduk Usia Tua (65 tahun
keatas)
P(15-64) = Jumlah Penduduk Usia Produktif
(15-64 tahun)
Contoh
Untuk memudahkan pemahaman tentang perhitungan
Rasio Ketergantungan, di bawah ini diberikan contoh perhitungan dengan
menggunakan data SP 2000 (lihat Tabel 1). Langkah pertama adalah menghitung
jumlah penduduk yang dikelompokkan menjadi tiga yaitu kelompok umur muda (0-14
tahun), kelompuk usia kerja 15-64 tahun (umur produktif) dan kelompok umur tua
(65 tahun ke atas).
Tabel 1 Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Muda, Umur Produktif, dan Umur Tua, Tahun 2000
Kel. Umur Jumlah Penduduk
0-14 63 206 000
15-64 13 3057 000
65+ 9 580 000
Setelah jumlah penduduk kelompok umur muda
(0-14 tahun), umur produktif (15-64 tahun) dan umur tua (65 tahun ke atas)
diperoleh. Selanjutnya dapat dihitung rasio ketergantungan (dependency ratio,
dengan hasil seperti yang disajikan pada Tabel 2 berikut.
Tabel 2 Rasio Ketergantungan Muda, Tua, dan
Total Tahun 2000
Keterangan Rasio Ketergantungan
RKTot 54,7
RKMuda 47,0
RKTua 7,2
Interpretasi Dari contoh perhitungan di atas, rasio
ketergantungan total adalah sebesar 54,7 persen, artinya setiap 100 orang yang
berusia kerja (dianggap produktif) mempunyai tanggunagn sebanyak 55 orang yang
belum produktif dan dianggap tidak produktif lagi. Rasio sebesar 54.7 persen
ini disumbangkan oleh rasio ketergantungan penduduk muda sebesar 47,0 persen,
dan rasio ketergantungan penduduk tua sebesar 7,2 persen. Dari indikator ini
terlihat bahwa pada tahun 2000 penduduk usia kerja di Indonesia masih dibebani
tanggung jawab akan penduduk muda yang proporsinya lebih banyak dibandingkan
tanggung jawab terhadap penduduk tua.
Definisi
Rasio Ketergantungan
(Dependency Ratio) adalah perbandingan antara jumlah penduduk berumur 0-14
tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun keatas dibandingkan dengan
jumlah penduduk usia 15-64 tahun. Rasio ketergantungan dapat dilihat menurut
usia yakni Rasio Ketergantungan Muda dan Rasio Ketergantungan Tua.
Rasio Ketergantungan
Muda adalah perbandingan jumlah penduduk umur 0-14 tahun dengan jumlah penduduk
umur 15 – 64 tahun.
Rasio Ketergantungan
Tua adalah perbandingan jumlah penduduk umur 65 tahun ke atas dengan jumlah
penduduk di usia 15-64 tahun.
Sumber http://missevi.wordpress.com/2010/08/14/rasio-ketergantungan-2/


Tidak ada komentar:
Posting Komentar