Kamis, 08 November 2012

Makna Individu dan Masyarakat

NAMA: LUTHFI PRADANA
NPM: 14112289
KELAS : 1KA37


Makna Individu

Makna Individu
Individu berasal dari kata latin, ”individuum” artinya, yang tak terbagi. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecildan terbatas.
Kata individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan, demikian pendapat Dr. A. Lysen.
Manusia adalah makhluk individu. Makhluk individu berarti makhluk yang tidak dapat dibagi-bagi, tidak dapat dipisah-pisahkan antara jiwa dan raganya
Pendapat lain bahwa manusia sebagai makhluk individu, tidak hanya dalam arti makhluk keseluruhan jiwa raga, melainkan juga dalam arti bahwa tiap-tiap orang itu merupakan pribadi (individu) yang khas menurut corak kepribadiannya, termasuk kelebihan serta kelemahannya. Fallport merumuskan kepribdian manusia sebagai makhluk individu adalah sebagai berikut : kepribadian adalah organisasi dinamis daripada sistem-sistem psyco-physik dalam individu yang turut menentukan cara-caranya yang unik (khas) dalam menyesuaikan dirinya dengan lingkungan. 
Untuk menjadi individu yang ”mandiri” harus melalui proses. Proses yang dilaluinya adalah proses pemantapan dalam pergaulan di lingkungan keluarga pada tahap pertama. Karakter yang khas itu terbentuk dalam lingkungan keluarga secara bertahap dan akan mengendap melalui sentuhan-sentuhan interaksi : etika, estetika, dan moral agama. 
Harwantiyoko dan Neltje F. Katuuk. 1997. MKDU Ilmu Sosial Dasar. Jakarta : Gunadarama.
Studi Kasus
Pada era industrialisasi, kita dididik untuk menjadi seorang pekerja industri, dengan segala konsekuensi yang ada. Konsekuensi yang paling nyata dan dialami oleh kebanyakan orang pada era industrialisasi adalah bertambahnya masalah sosial masyarakat. Keluarga, sebagai komunitas terkecil, telah menjadi salah satu sumber dari masalah sosial tersebut. Orang tua yang harus bekerja dari pagi hingga malam hari, karena tuntutan hidup, semakin kehilangan kontrol dan pengawasan terhadap anak-anaknya. Anak-anak yang tumbuh tanpa bimbingan orang tua akan menimbulkan masalah sosial yang besar bagi masyarakat, sekarang dan dimasa yang akan datang. Disamping itu, pada era industrialisasi, uang dan materi menjadi tolak ukur kesuksesan seseorang, sehingga hal tersebut membuat orang berlomba-lomba untuk mengejar materi demi memenuhi salah satu kebutuhan dasar manusia; kebutuhan aktualisasi diri (pengakuan) dari orang lain (teori Maslow). Kemudian, cara kerja dan gaya hidup orang-orang di era industrialisasi ternyata tidak berhasil memberikan kepastian dan keamanan hidup kepada kebanyakan orang di dunia ini. Hanya segelintir orang saja, yang benar-benar dapat menikmati hidup yang lebih membahagiakan dan bernilai tinggi.
one.indoskripsi.com

Makna Masyarakat

Ada dua pendapat tentang pengertian Masyarakat yaitu;


1.menurut Drs. JBAF Mayor Polak menyebutkan masyarakat adalah wadah segenap antar hubungan sosial yang terdiri atas banyak sekali kolektiva serta kelompok , dan tiap-tiap kelompok terdiri atas kelompok-kelompok yang lebih baik atau Subkelompok.

2. Prof. M.M Djojodiguno tentang masyarakat adalah suatu kebulatan dari pada segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia
Jadi secara garis besar masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan,norma-norma,adat istiadat yang sama-samaditaati dalam lingkungannya.

Tatanan kehidupan, norma-norma yang mereka miliki itulah menjadi dasar kehidupan sosial dalam lingkungan mereka, sehingga dapat membentuk suatu kelompok manusia yang memiliki ciri-ciri kehidupan yang khas. Dalam lingkungan itu terdiri antara orang tua dan anak, antara ibu dan ayah,antara kakek dan cucu, antara kaum laki-laki dan kaum wanita larut dalam suatu kehidupan yang teratur dan terpadu dalam suatu kelompok manusia, yang disebut masyarakat.

Menilik kenyataan dilapangan. Suatu kelompok masyarakat dapat berupa suatu suku bangsa , dan bisa juga berlatar belakang dari berbagai suku.

Dalam pertumbuhan dan perkembangan suatu masyarakat dapat digolongkan menjadi 2 yaitu;

A. Masyarakat Sederhana
dalam lingkungan masyarakat sederhana pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. Pembagian kerja dalam bntuk lain tidak terungkap begitu jelas, sejalan dengan pola kehidupan dan pola perekonomian masyarakat atau belum sewdemikian rupa seperti pada masyarakat maju.
Masyarakat ini disebut juga Masyarakat primitif.

Dalam pembagian kerja yang berdasarkan jenis kelamin bertolak belakang adanya kelmahan dan kemampuanfisik antara seorang wanita dan pria dalam menghadapi tantangan alam yang begitu buas.

B. Masyarakat Maju
masyarakat maju memiliki aneka ragam kelompok sosial, atau lebih akrab dengan sebutan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan ber kembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan tercapai.
Organisasi masyarakat itu dapat tumbuh dan berkembang alam lingkungan terbatas sampai pada cakupan Nasional, Regional maupun Internasional.

Dalam lingkungan masyarakat maju , dapat dikelompokan dan dibedakan menjadi kelompok masyarakat non industri dan masyarakat industri

1, Masyarakat Non Industri
secara garis besar, kelompok nasional atau organisasi kemasyarakatan non industri dapat digolongkan menjadi dua;

a. kelompok Primer
dalam kelompok primerjalinan anggota lebih intensif, lebih erat , lebih akrab,. Kelompok primer juga disebut “face to face group”

b. Kelompok sekunder
dalam kelompok ini jalinan anggotanya kurang bersifat kekeluargaan,terpaut hubungan tak langsung atau bersifat formal. Oleh karena itusifat interaksi pembagian kerja antar anggotannya diatur atas pertimbangan-pertimbangan rasional, obyektif.
2. Masyarakat Industri
dalam masyarakat ini pembagian kerjanya variasi sebagai dasar untuk mengklasifikasikan masyarakat, sesuai dengan taraf perkembangan. Akan tetapi ia lebih cenderung menggunakan dua taraf klasifikasi, yaitu yang sederhana dan yang komplek.

Jika pembaguian kerja bertambah komplek,suatu tanda bahwakapasitas masyarakat semakin tinggi. Solidaritas didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara kelompok-kelompok masyarakat yang telah mengenal pengukhususan.

Dengan latar belakang seperti itu , jelas bahwa antara sang suami sdengan sang dan antara sesama istri terjadi pembagian kerja dengan kesepakatan yang dapat diterima satu sama lain.


Makna masyarakat seperti halnyadengan definisi sosiologi yang banyak jumlahnya kita dapati pula definisi definisi tentang masyarakat yang tidak sedikit. Definisi adalah sekedar alat singkat untuk membatasi batasan batasanmengenai persoalan atau pengertian ditinjau dari analisa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar