NAMA: LUTHFI PRADANA
NPM: 14112289
KELAS : 1KA37
NPM: 14112289
KELAS : 1KA37
Faktor-faktor yang
mempengaruhi pertumbuhan:
1. Pendirian Nativistik. Menurut
para ahli dari golongan ini berpendapat bahwa pertumbuhan itu semata-mata
ditentukan oleh factor-faktor yang dibawa sejak lahir
2. Pendirian Empiristik dan
environmentalistik. Pendirian ini berlawanan dengan pendapat nativistik, mereka
menganggap bahwa pertumbuhan individu semata-mata tergantung pada lingkungan
sedang dasar tidak berperan sama sekali.
3. Pendirian konvergensi dan
interaksionisme. Aliran ini berpendapat bahwa interaksi antara dasar dan
lingkungan dapat menentukan pertumbuhan individu.
Dalam
pertumbuhkembangan suatu individu tak dapat terlepas dari peranan keluarga
dalam membentuk pertahanan terhadap serangan penyakit sosial sejak dini. Orang
tua yang sibuk dengan kegiatannya sendiri tanpa mempedulikan bagaimana
perkembangan anak-anaknya merupakan awal dari rapuhnya pertahanan anak terhadap
serangan penyakit sosial.
Sering kali orang tua
hanya cenderung memikirkan kebutuhan lahiriah anaknya dengan bekerja keras
tanpa mempedulikan bagaimana anak-anaknya tumbuh dan berkembang dengan alasan
sibuk mencari uang untuk memenuhi kebutuhan anaknya. Alasan tersebut sangat rasional
dan tidak salah, namun kurang tepat, karena kebutuhan bukan hanya materi saja
tetapi juga nonmateri. Kebutuhan nonmateri yang diperlukan anak dari orang tua
seperti perhatian secara langsung, kasih sayang, dan menjadi teman sekaligus
sandaran anak untuk menumpahkan perasaannya.
Kesulitan para orang
tua untuk mewujudkan keseimbangan dalam pemenuhan kebutuhan lahir dan batin
inilah yang menjadi penyebab awal munculnya kenakalan remaja yang dilakukan
anak dari dalam keluarga yang akhirnya tumbuh dan berkembang hingga meresahkan
masyarakat. Misalnya, seorang anak yang tumbuh dari keluarga yang tidak
harmonis.
Kasih sayang dan perhatian anak tersebut cenderung
diabaikan oleh orang tuanya. Oleh sebab itulah, ia akan mencari bentuk-bentuk
pelampiasan dan pelarian yang kadang mengarah pada hal-hal yang menyimpang.
Seperti masuk dalam anggota genk, mengonsumsi minuman keras dan narkoba, dan
lain-lain. Ia merasa jika masuk menjadi anggota genk, ia akan diakui,
dilindungi oleh kelompoknya. Di mana hal yang demikian tersebut tidak ia
dapatkan dari keluarganya(2). Oleh karena itu, sangatlah dibutuhkan suatu keluarga
yang harmonis oleh suatu individu dalam perkembangannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar